Dirancang untuk owner dan tim operasional ISP yang ingin billing bulanan lebih rapi, pembayaran lebih mudah dipantau, dan proses penagihan lebih siap untuk integrasi ke Mikrotik, WhatsApp Gateway, serta OLT.
Landing page ini diarahkan untuk owner ISP yang sudah jalan, tapi masih mengelola tagihan, pembayaran, dan histori pelanggan secara manual atau terpencar.
Nomor tagihan, histori invoice, dan status pembayaran sulit dipantau saat volume pelanggan mulai naik.
Tim keuangan harus cek manual transfer masuk, update invoice, lalu konfirmasi satu-satu ke pelanggan.
Riwayat paket internet, upgrade layanan, dan produk subscription sering tidak tercatat secara konsisten.
Perhitungan komisi per transaksi atau setelah pembayaran sering tidak sinkron dengan kondisi invoice sebenarnya.
Fokusnya bukan sekadar catat pembayaran, tapi membangun alur billing ISP yang stabil dari transaksi sampai follow-up pembayaran.
Simpan data pelanggan, alamat, kontak, histori transaksi, dan paket berlangganan dalam satu profil.
Invoice otomatis dari transaksi, lengkap dengan status pembayaran, detail item, dan tampilan print invoice.
Input pembayaran per invoice, dukung pembayaran sebagian, dan pantau sisa tagihan dengan jelas.
Tandai produk subscription, simpan histori paket customer, dan kelola perubahan paket tanpa kehilangan jejak.
Hitung komisi berdasarkan transaksi atau setelah pembayaran, sesuai setting komisi masing-masing sales.
Arah pengembangan difokuskan ke integrasi Mikrotik, WhatsApp Gateway, dan OLT untuk operasional lapangan.
Cocok untuk perusahaan ISP yang sudah punya owner, admin, sales, dan operasional yang perlu melihat data sesuai perannya.
Pantau cashflow tagihan, invoice outstanding, pembayaran masuk, dan performa sales tanpa buka banyak file.
Input pembayaran lebih cepat, cek histori invoice, dan minimalkan salah update status pembayaran pelanggan.
Lihat customer yang dibawa, histori transaksi, dan komisi yang dihitung konsisten sesuai aturan perusahaan.
Lacak paket berlangganan customer dan siapkan fondasi data untuk integrasi jaringan ke perangkat ISP.
Bagian ini membantu landing page terasa lebih kredibel. Untuk sekarang saya isi dengan contoh copy yang bisa langsung kamu sesuaikan saat sudah ada client nyata.
“Sebelumnya tim admin kami masih tracking invoice dan pembayaran di banyak file. Setelah workflow billing dibikin satu jalur, follow-up pelanggan jadi jauh lebih cepat.”
“Yang paling terasa itu histori customer dan status invoice jadi lebih mudah dibaca. Tim finance tidak perlu bongkar chat dan spreadsheet untuk cek pembayaran.”
Kalau target Anda adalah billing pelanggan ISP, maka alur sistem harus mengikuti proses bisnis lapangan: pelanggan, paket, invoice, pembayaran, reminder, dan integrasi perangkat.
Kelola tagihan pelanggan residensial dengan pola pembayaran bulanan dan follow-up rutin.
Atur invoice customer corporate, catat pembayaran bertahap, dan jaga histori layanan tetap rapi.
Siapkan pondasi proses reminder ke pelanggan lewat WhatsApp Gateway sesuai status tagihan.
Arah berikutnya adalah koneksi ke Mikrotik dan OLT agar data billing selaras dengan status layanan.
Fokus pada tahapan yang benar-benar dipakai tim: input transaksi, terbitkan invoice, catat pembayaran, lalu follow-up pelanggan dan komisi.
Data customer, kontak, alamat, dan relasi sales tersimpan dalam satu profil kerja.
Tambah produk atau paket internet, hitung total otomatis, dan bentuk invoice dari transaksi tersebut.
Invoice dapat diprint, dilacak statusnya, dan menjadi pusat histori pembayaran customer.
Catat nominal masuk, update status tagihan, dan sinkronkan komisi sesuai aturan perusahaan.
Contoh pricing ini bisa dipakai sebagai arah positioning SaaS Anda. Copy bisa disesuaikan lagi saat model komersial final sudah tetap.
Untuk ISP kecil sampai tahap awal 100-300 pelanggan yang ingin keluar dari billing manual.
Untuk ISP menengah dengan tim admin dan sales yang butuh kontrol billing serta payment tracking lebih disiplin.
Untuk ISP besar yang ingin billing dijadikan pusat orkestrasi ke notifikasi dan perangkat jaringan.
FAQ ini membantu menjawab keraguan awal sebelum user memutuskan untuk mencoba atau menjadwalkan demo.
Ya. Struktur produk, transaksi, invoice, pembayaran, dan paket subscription diarahkan untuk alur tagihan periodik pelanggan ISP.
Bisa. Invoice mendukung pencatatan payment amount bertahap dan penentuan status pembayaran berdasarkan total yang sudah masuk.
Bisa. Sistem sudah menyiapkan skema komisi berdasarkan transaksi langsung atau setelah pembayaran sesuai setting sales.
Ya, itu termasuk arah fitur utama produk. Fondasi billing dan data pelanggan disiapkan lebih dulu agar integrasi perangkat dan notifikasi bisa dibangun dengan rapi.
Isi form singkat ini untuk menandai interest demo. Saat nanti alur CRM atau WhatsApp Gateway kamu sambungkan, blok ini sudah siap jadi entry point lead.